Rumah Pos Komando dan Dapur Umum di Kompleks Lubang Buaya Jakarta - POJOKCERITA

Sunday, May 19, 2019

Rumah Pos Komando dan Dapur Umum di Kompleks Lubang Buaya Jakarta

Selain Rumah Penyiksaan, Sumur Maut, dan Monumen Pancasila Sakti, di sekitar bangunan-bangunan tersebut terdapat bangunan lain yang saling berdekatan yaitu Rumah Pos Komando dan Rumah Dapur Umum.

Rumah Pos Komando

Pos Komando

Rumah Pos Komando awalnya adalah rumah penduduk lokal di RW 02 Lubang Buaya bernama Haji Sueb. Pada saat peristiwa G30S PKI tahun 1965 rumah ini dipergunakan oleh pimpinan gerakan G30S yaitu Letkol Untung untuk dipakai sebagai pos komando dalam rangka mempersiapkan gerakan penculikan terhadap para jenderal perwira TNI AD.


Pos Komando

Maka pada tanggal 30 September 1965 sekitar pukul 24.00 WIB, di Rumah Pos Komando ini dikumpulkanlah sejumlah pasukan Pasopati untuk diberikan pengarahan tentang tata cara penculikan. 


Pos Komando

Maka sebagai bukti sejarah bagi generasi muda, rumah ini tetap dilestarikan sampai sekarang. Di dalam rumah ini masih tersimpan sejumlah benda-benda bersejarah antara lain lampu petromaks, mesin jahit, lemari kaca, dan lain-lain.


Pos Komando

Rumah Dapur Umum

Dapur Umum

Rumah Dapur Umum merupakan salah satu saksi sejarah yang digunakan oleh gerombolan PKI waktu itu sebagai bangunan yang dipakai guna memasok bahan pangan selama kegiatan G30S PKI berlangsung di lokasi kejadian. 


Dapur Umum

Awalnya rumah ini adalah rumah pribadi milik Ibu Amroh yang kemudian digunakan oleh PKI sebagai tempat penyediaan konsumsi bagi para gerombolan PKI. Beberapa benda bersejarah yang masih dapat dilihat di Rumah Dapur Umum antara lain lemari/rak piring, pawon (tempat memasak dengan kayu bakar), wajan, dandang, dan lain-lain.

Dapur Umum

Cara PKI untuk “menguasai” rumah penduduk lokal Lubang Buaya itu adalah dengan memerintahkan para penduduk untuk mengungsi sementara waktu dengan alasan bahwa kawasan itu akan digunakan sebagai lokasi latihan perang. Maka terpaksalah penduduk itu meninggalkan rumahnya dalam keadaan tidak menerima upah sepeser pun karena dijanjikan atas keamanan rumah beserta isinya. Namun betapa kagetnya setelah pemilik rumah kembali lagi ke lokasi pasca kejadian G30S PKI, keadaan rumah beserta isinya sudah dalam kondisi berantakan dan mengalami kerusakan.


Dapur Umum

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda