Tragedi Pendakian Gunung Slamet 2001; Naik Bertujuh, Pulang Hanya Dua
Bayangkan saat pendaki terjebak di tengah kabut tebal yang hanya menyisakan jarak pandang setengah meter. Tidak terlihat alur jalan di depan. Sementara tubuh mulai menggigil kedinginan. Tenaga perlahan menghilang. Pendaki hanya dihadapkan pada dua pilihan: terus berjalan menuju puncak, atau berbalik turun. Masalahnya, keduanya sama-sama mengandung bahaya.