Ayo Cintai Kucing sebagaimana Abu Hurairah Menyayanginya !

Siapa yang tidak mengenal Abu Hurairah ?. Bagi kalangan muslim tentu tidak ada yang lupa dengan sosok yang satu ini.

Abu Hurairah dikenal sebagai sahabat Nabi yang menyertai beliau dari waktu ke waktu sehingga pantas saja dirinya menjadi salah satu perawi hadits Nabi SAW yang terbanyak meskipun kebersamannya dengan Rasulullah boleh dibilang sangat singkat yaitu hanya 3 (tiga) tahun saja !.

Nama Abu Hurairah sendiri adalah pemberian dari Nabi SAW yang berarti “bapaknya kucing kecil”. Konon nama aslinya adalah Abdurrahman bin Shakhr al-Dausi. Versi lain menyatakan nama aslinya adalah Abdu Nahm bin ‘Amir al-Dausi. Sementara, Ibnu Ishaq menyampaikan kisah para murdinya yang katanya mendengarkan langsung pengakuan Abu Hurairah bahwa nama aslinya adalah Abdu Syams bin Shakr. Ketika berjumpa dengan Rasululllah SAW, ia pun dipanggil dengan Abu Hurairah karena begitu sukanya menimang-nimang kucing.

Berbicara tentang hewan yang satu ini, dalam sebuah haditsnya, Rasulullah SAW pernah bersabda, “Kucing itu tidaklah najis. Sesungguhnya kucing merupakan hewan yang sering kita jumpai dan berada di sekeliling kita”. (HR Tirmidzi, Abu Daud, An Nasa’i, Ibnu Majah, Ad Darimi, Ahmad, Malik). Syaikh Al Albani dalam Irwa’ul Gholil mengatakan hadits ini shahih.

Kucing sendiri adalah hewan yang suci meski haram untuk dimakan. Allah telah meniadakan najis dari kucing karena kesulitan yang biasanya manusia hadapi yaitu selalu bertemu dengan hewan ini dalam keseharian. Jika kucing dihukumi najis padahal ia sering meminum air atau makanan yang ada di sekeliling kita maka tentunya hal itu akan menyulitkan.

Di sisi lain, hadits di atas hendak menunjukkan kepada manusia bahwa Allah SWT sangat menyayangi setiap makhluk-Nya, termasuk kucing. Maka jangan sampai kita menyiksa makhluk Allah yang seharusnya disayangi dan dilindungi. Balasan bagi mereka yang menyakiti hewan dapat dilihat pada salah satu hadits tentang wanita yang masuk neraka karena menyiksa kucing. “Seorang wanita disiksa Allah pada hari kiamat karena ia mengurung seekor kucing sehingga kucing itu mati. Karena itulah Allah SWT memasukannya ke dalam neraka. Perempuan itu tidak memberi makan dan minum kepadanya dan dia tidak pula melepaskannya supaya bisa memakan serangga atau binatang tanah”. (HR Muslim).

kucing
kucing
kucing
kucing
kucing
kucing
kucing
kucing