Cara Memperpanjang STNK 5 Tahunan di Kantor Samsat Induk Ditlantas Polda Kepri

Bulan November menjadi ritual tahunan untuk pembayaran pajak tahunan atas mobil tua yang saya miliki, Daihatsu Taruna FL tahun 2003. Namun di tahun 2019 ini selain harus membayar pajak juga harus mengganti plat mobil karena masuk dalam siklus STNK 5 (lima) tahunan.

Maka ketika terdapat kesempatan untuk mengambil cuti kerja, saya memanfaatkan waktu tersebut untuk mengurus kewajiban warga negara yang harus saya tunaikan.

Selepas turun dari perjalanan via udara di Bandara Hang Nadim Batam, saya pun mengambil alih kemudi Daihatsu Taruna yang sebelumnya dikemudikan istri. Sabtu pagi itu saya langsung memacu si “Taromelix” alias Taruna merah metalik menuju Kantor Samsat (Sistem Manunggal Satu Atap) Induk. Meskipun hari Sabtu, kantor ini masih dapat melayanai masyarakat yang hendak melakukan pengurusan pembayaran pajak maupun penggantian plat nomor kendaraan (buka setengah hari).

Sekitar pukul 08.30 WIB, mobil saya yang awalnya diparkir di halaman parkir belakang segera diminta turun ke lokasi pengecekan fisik yang berada di teras bagian belakang bangunan gedung Graha Kepri, Jl Raja Isa No 8, Batam Centre, Kota Batam, Kepulauan Riau. Kebetulan saat itu tidak ada antrian di depan saya sehingga bisa langsung dilakukan proses cek fisik kendaraan. Ada 2 (dua) orang petugas yang melakukan verifikasi identifikasi data kendaraan antara yang tertera di dokumen BPKB/STNK dengan yang ada di blok rangka dan mesin kendaraan. Disamping itu fungsi-fungsi kelistrikan dan lampu juga akan dicek, jangan sampai ada perangkat yang tidak berfungsi dengan baik.

Sebelumnya, kita harus melakukan pendaftaran di Pos atau Loket Gesek yang berada di lokasi yang sama dengan membawa sejumlah kelengkapan dokumen wajib yaitu asli KTP, STNK, dan BPKB. Setelah itu tunggu petugas melakukan cek fisik kendaraan, terutama gesek nomor rangka dan nomor mesin. Setelah selesai, kita dapat mengambil berkas-berkas yang sudah dijadikan satu lalu diarahkan untuk masuk ke dalam gedung lantai 1 (ambil terlebih dahulu nomor antrian di bagian dalam dekat pintu masuk). Selanjutnya dokumen diminta difotocopy di Ruang Copy (berada di sudut atau ujung ruangan) dengan membayar biaya Rp 3.000,00. Taruh kembali dokumen tersebut di meja Pusat Informasi.

Setelah dipanggil petugas, kita diminta naik melalui tangga menuju ke lantai 2 dengan tujuan ke Loket 1. Serahkan nomor antrian beserta dokumen yang kita bawa dari lantai 1 tadi. Setelah diverifikasi, kita akan dipanggil untuk melakukan pembayaran biaya perpanjangan STNK di Loket BRI yang berada di lantai yang sama (sebelum datang ke sini, siapkan sejumlah uang tunai yang cukup).

Setelah pembayaran dilakukan, kita diminta menunggu lagi guna pengambilan STNK baru (karena STNK lama sudah habis masa berlakunya bersamaan dengan habisnya masa berlaku plat nomor kendaraan per 5 tahunan). Beres dengan dokumen STNK perpanjangan, segeralah menuju kembali ke mobil untuk melepas atau mencopot plat nomor lama (sebaiknya bawa peralatan obeng dan sejenisnya dari rumah). Plat lama ini lalu bawa ke gedung yang bersebelahan dengan gedung utama yaitu menuju Ruang Plat Nomor. Serahkan bersama-sama dengan STNK asli yang barusan diurus. Sekira 15 (lima belas) menit, plat nomor baru yang masih sedikit basah akan dapat kita peroleh untuk selanjutnya dipasang di tempat dimana plat nomor berada (di bagian depan dan bagian belakang kendaraan).

Cukup simple bukan ?. Saya yang awalnya memperkirakan proses penyelesaian perpanjangan STNK 5 (lima) tahunan tersebut akan memerlukan waktu setidaknya 2 (dua) hari namun dalam kesempatan di hari Sabtu itu hanya membutuhkan waktu sekitar 4 (empat) jam saja. Salah satu hal yang membuat prosesnya begitu simple dan mudah adalah bahwa pemilik mobil atau pihak yang mengurus tidak perlu melakukan pengisian berbagai formulir karena cukup menunjukkan persyaratan dokumen yang diperlukan. Disamping itu petugas di lapangan maupun di dalam ruangan bekerja dengan cukup efektif dan efisien (tidak bertele-tele atau mengulur-ulur waktu), plus tidak perlu ada biaya-biaya “siluman” atau semacam “tips” yang harus disiapkan sehingga semuanya berjalan dengan lancar dan transparan.  



Samsat Batam Centre

Samsat

samsat

Samsat

Samsat

Samsat

Samsat

Samsat

Samsat

Samsat

LihatTutupKomentar