Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau - Traveling, Sejarah, Budaya, Tokoh, Peristiwa, Ekonomi, Bisnis

Tuesday, December 24, 2019

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau

Sultan Mahmud Riayat Syah yang merupakan seorang raja Kesultanan Riau-Lingga-Johor-Pahang kini diabadikan sebagai nama sebuah masjid yang berdiri megah di tepi Jalan Brigjen Katamso, Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Tak disangka, di daerah pinggiran Kota Batam yang jauh dari mana-mana itu kini berdiri sebuah bangunan masjid yang cukup besar, bahkan kabarnya merupakan masjid terbesar se-Sumatera. Kehadiran masjid ini seakan menjadi “saudara kembar” dari Masjid Agung Batam atau Masjid Raya Batam (MRB) yang sudah terlebih dahulu ada sehingga Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah ini juga dikenal sebagai Masjid Agung II Batam.

Berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 4,2 hektar, desain masjid ini mengadopsi arsitektur Masjid Nabawi di Madinah namun dengan tetap mempertahankan ornamen-ornamen khas bernuansa Melayu sebagai upaya melestarikan nilai-nilai kearifan budaya lokal. Kemegahan dan kekhasan masjid ini pun diharapkan dapat mendatangkan wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri.

Ketika saya menginjakkan kaki ke lokasi ini, masih tampak sejumlah pekerja yang sedang melakukan proses finishing bangunan. Wajar saja karena dengan luas bangunan yang lumayan besar itu diperlukan proses maintenance yang teliti dan mendetail pada masa pemeliharaan pasca diresmikan pada tanggal 20 September 2019 dimana prasasti peresmiannya ditandatangani oleh Walikota Batam, H. Muhammad Rudi.

Selain gaya arsitekturnya yang unik, ciri khas lain yang ditemukan dalam masjid ini adalah jarak antar kran wudhu (kiri-kanan) yang relatif lebar yaitu 1,2 meter (rata-rata jarak antar kran wudhu masjid 80 – 100 cm). Disamping itu, di ruangan toilet laki-laki tidak terdapat standing urinoir atau tempat kencing berdiri. Semuanya dibuat model jongkok guna menghindari potensi terperciknya pakaian laki-laki oleh sisa air kencing. Disamping itu, di ruangan sholat utama terdapat kubah raksasa dengan panjang bentang mencapai 63 meter yang dikabarkan menjadi salah satu kubah masjid terbesar di Indonesia. Ruangan sholat utama ini tidak memiliki pilar atau kolom sehingga menimbulkan kesan luas pada seluruh lantai ruangan yang ada.   

Dengan melihat perbandingan luas ruang sholat yang ada, daya tampung jamaah di masjid ini bisa mencapai sekitar 24.536 orang dimana pada sisi sebelah kanan (dari arah depan) dihiasi dengan 8 (delapan) unit payung raksasa berketinggian 17 (tujuh belas) meter serta luas masing-masing membran 25 x 25 meter. Selain itu, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah ini juga dilengkapi dengan 1 (satu) kubah utama, 4 (empat) kubah gendong, dan 4 (empat) kubah kecil, 1 (satu) menara utama berketinggian 99 (sembilan puluh sembilan) meter, dan 5 (lima) menara yang lebih kecil sehingga cukup mudah dilihat dari kejauhan bahwa bangunan ini adalah rumah ibadah umat Islam. Adapun fasilitas pendukung yang ada di masjid ini adalah ruang parkir yang luas, asrama santri, pujasera, ruang meeting, ruang majelis taklim, dan lain-lain.

Sayangnya, pada saat saya mengunjungi masjid ini, terjadi hujan yang sangat lebat disertai petir dan angin kencang yang membuat kebocoran di sana-sini (di luar ruangan sholat utama), terutama di teras atau koridor bagian depan, tepatnya di depan tempat penitipan barang sampai dengan kolam air yang terdapat dinding bertuliskan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah. Dan saking besarnya volume air hujan yang turun membuat lantai di bawah payung raksasa mengalami genangan setinggi mata kaki. Saluran air atau drainase yang membelah di tengah-tengah lantai sepertinya kurang begitu lebar dan kurang dalam sehingga masih ada limpasan air hujan yang menggenangi lantai. Hal ini tentu saja mesti mendapat perhatian serius dari kontraktor yang membangun masjid ini guna mengantisipasi kejadian serupa di masa-masa mendatang.

Meski infrastruktur dan fasilitas pendukung belum 100% rampung dan terdapat kekurangan di sana-sini namun tidak ada salahnya jika Anda yang sedang mengunjungi Kota Batam untuk mampir ke lokasi ini. Selain dapat menunaikan ibadah sholat, Anda dapat menyempatkan waktu mengambil sejumlah foto dengan background yang menawan.

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Sultan Mahmud

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda