Serba-Serbi Binatang Unta yang Mendapat Julukan Si 'Kapal Gurun' - Traveling, Sejarah, Budaya, Tokoh, Peristiwa, Ekonomi, Bisnis

Monday, September 14, 2020

Serba-Serbi Binatang Unta yang Mendapat Julukan Si 'Kapal Gurun'

Unta adalah mamalia berkaki panjang, mulut bermoncong besar, dan punggung yang bungkuk, dimana terdapat 2 (dua) jenis unta: unta Dromedaris yang memiliki 1 (satu) punuk, dan unta Baktria yang memiliki 2 (dua) punuk.

Unta Dromedaris atau Camelus dromedarius dan unta domestik Bactrian atau Camelus bactrianus dinamai pada tahun 1758 oleh ahli zoologi Swedia, Carl Linnaeus, yang hanya mengetahui varietas domestik. Camelus ferus (unta Baktria liar) ditemukan pada tahun 1878 oleh Nikolai Prejevalsky, seorang ahli geografi asal Rusia yang menjelajahi wilayah Tibet dan Mongolia.

Selama bertahun-tahun, Baktria liar dianggap sebagai subspesies Baktria domestik. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, analisis DNA mengkonfirmasi bahwa Camelus ferus adalah spesies terpisah (menurut penelitian Kebun Binatang San Diego). Perbedaan utama antara kedua spesies ini adalah bahwa Baktria liar memiliki 3 (tiga) pasang kromosom lebih banyak daripada Baktria domestik.

Kedua jenis unta tersebut ditemukan di berbagai belahan dunia. Unta dromedaris, juga disebut unta Arab, dapat ditemukan di Afrika Utara dan Timur Tengah. Unta Baktria hidup di Asia Tengah. Terlepas dari jenisnya, unta biasanya ditemukan di gurun, padang rumput, atau padang rumput. Meskipun banyak orang mengira bahwa unta hanya hidup di daerah beriklim panas, namun unta hidup baik pada suhu antara minus 29 derajat Celcius hingga 49 derajat Celcius.

Berikut klasifikasi unta menurut Sistem Informasi Taksonomi Terpadu (Integrated Taxonomic Information System): Kingdom: Animalia, Subkingdom: Bilateria, Infrakingdom: Deuterostomia, Filum: Chordata, Subphylum: Vertebrata, Infraphylum: Gnathostomata, Superclass: Tetrapoda, Class: Mammalia, Subclass: Theria, Infraclass: Eutheria, Ordo: Artiodactyla, Famili: Camelidae, Genus: Camelus, Spesies: Camelus bactrianus (unta Bactrian), Camelus dromedarius (unta berpunuk satu), Subspesies: Camelus bactrianus bactrianus, dan Camelus bactrianus ferus (unta liar Bactrian).

Punuk unta terdiri dari lemak yang tersimpan, yang dapat dimetabolisme saat makanan dan air dalam kondisi langka. Selain punuknya, unta punya cara lain untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Mereka memiliki kelopak mata ketiga yang bening yang melindungi mata mereka dari hembusan pasir. Dua baris bulu mata panjangnya juga bakal melindungi mata unta. Mengamplas hidung bisa menjadi masalah, tapi tidak untuk unta. Mereka bisa menutup lubang hidung mereka selama badai pasir.

Unta suka hidup bersama-sama dalam suatu kelompok yang disebut kawanan dimana kawanan jantan dipimpin oleh jantan dominan, sementara banyak jantan lainnya membentuk kawanan yang disebut kawanan bujangan. Karena sangat bersifat sosial (suka berkumpul), ia senang menyapa satu sama lain dengan saling meniupkan wajah.

Manusia telah memanfaatkan binatang unta sebagai alat transportasi selama ribuan tahun lamanya. Unta dapat membawa sekitar 170 hingga 270 kilogram di punggung mereka. Hal ini membuat hewan ini mendapat julukan sebagai "kapal gurun" atau “ships of the desert”. Unta domestik seringkali menjadi sumber utama daging, susu dan bahkan produk kulit atau wol.

Kebanyakan tinggi unta menjulang di atas tinggi rata-rata manusia. Seekor Camelus bactrianus dapat tumbuh setinggi bahu, 6 kaki atau 1,8 meter dan panjang tubuh 10 kaki atau 3 meter (menurut penelitian Kebun Binatang San Diego). Mereka biasanya memiliki berat 600 hingga 1000 kilogram saat dewasa. Unta dromedaris memiliki tinggi sekitar 6,5 kaki atau 2 meter di bahu dan berat 400 hingga 600 kilogram.

Unta tidak pilih-pilih tentang apa yang mereka makan. Bibirnya yang tebal memungkinkan mereka memakan makanan yang tidak bisa dimakan oleh kebanyakan hewan lain, seperti tumbuhan berduri. Unta adalah hewan pemakan tumbuhan (herbivora), jadi kita tidak akan menemukan unta makan daging.

Mengisi air, jika tersedia, sangat penting bagi unta. Mereka bisa minum 30 galon atau 113 liter air hanya dalam 13 menit. Tubuh mereka mengalami rehidrasi lebih cepat daripada mamalia lainnya. Manakala hanya ada sedikit air dan makanan, lemak pada punuk unta akan melepaskan air, dimana pada setiap 9,3 gram lemak akan melepaskan 1,13 gram air.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda