Monday, April 2, 2018

Car Free Day 01 April 2018 ; Berjalan Kaki dari Dukuh Atas ke Stadion Gelora Bung Karno

Jika CFD (Car Free Day) selama ini identik dengan olah raga ringan atau bahkan kadang hanya digunakan sebagai ajang kongkow atau rekreasi dan bercengkerama bersama keluarga maka tidak halnya dengan Car Free Day yang pertama kali saya ikuti di Jakarta ini. Acara mingguan yang digelar Pemprov DKI Jakarta ini benar-benar saya gunakan untuk melakukan olah raga tepatnya jalan santai dengan menempuh perjalanan sepanjang kurang lebih 5 km, bermula dari Dukuh Atas, Jakarta Pusat, dan berhenti di Stadion Bung Karno, Jakarta Selatan.

Berjalan kaki sesungguhnya bukan hal baru bagi saya. Sejak sekolah dasar sampai SMP, saya terbiasa berjalan kaki dari rumah menuju sekolah. Hanya pas SMA saya harus menggunakan sepeda motor atau kadang angkot karena jarak sekolahan yang lumayan jauh dari rumah. Saat kuliah pun, pulang pergi dari kost ke kampus sering menggunakan kaki, kecuali dalam keadaan ingin cepat sampai atau dalam kondisi yang sudah tidak kuat untuk berjalan.

Selain mendapat manfaat untuk kebugaran, berjalan kaki akan memudahkan kita untuk melihat keadaan sekitar selama jalur perjalanan dilalui. Sehingga ketika suatu saat melewati jalan yang sama, paling tidak kita tidak merasa asing kembali. Dan waktu atau saat yang paling tepat untuk berjalan kaki di jalanan tanpa harus khawatir dengan lalu lalang kendaraan yang lewat adalah pada saat momentum seperti ini, Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan. Apalagi di kota metropolitan seperti Jakarta, menyusuri jalan protokol tanpa ada hambatan tentu menjadi saat-saat yang menyenangkan dan tak terlupakan.

Awalnya saya hendak membidik Bundaran HI sebagai tujuan kedatangan saya di acara Car Free Day 01 April 2018. Namun karena bus Transjakarta dari Ragunan ke Monas yang ditunggu tak ada yang lewat-lewat di Halte Kuningan Timur maka saya akhirnya menaiki Transjakarta dengan tujuan akhir Dukuh Atas, Sudirman. Dan ternyata setelah sampai di lokasi, titik ini pun sudah ramai dikunjungi warga Jakarta yang juga ingin menikmati hari libur di acara yang sama. Setelah menyempatkan diri sebentar untuk mengisi perut, saya lalu mulai melakukan “long march”, mengikuti sejumlah besar arus peserta Car Free Day yang berjalan kaki ke arah selatan. Perjalanan ini antara lain melewati sejumlah gedung dan landmark ternama di kanan kiri jalan seperti gedung PNM, Indocement, Indofood, Astra, Marein, Da Vinci, Manulife, Taman Semanggi, IDX, CIMB Niaga, Dirjen Pajak, dan berakhir di Stadion Gelora Bung Karno dengan mengelilingi stadion 1 (satu) kali putaran. Total jarak tempuh yang saya lalui dari Dukuh Atas sampai Stadion Gelora diperkirakan sekitar 5 (lima) KM. Cukup lumayan untuk melatih otot-otot kaki menempuh perjalanan yang tak biasa karena selama ini paling banter hanya dipakai dalam perjalanan pergi pulang dari kost ke kantor yang tak seberapa jauh.

Sisi lain dari Car Free Day akan banyak Anda jumpai jika Anda berkesempatan mengikuti acara ini secara langsung. Yang jelas, selain bertujuan untuk berolahraga, ajang ini juga menjadi tempat semua orang untuk menunjukkan ekspresinya masing-masing baik secara individu maupun kelompok. Berbagai komunitas berkumpul di tempat ini seperti komunitas sepeda, skate, sampai sejumlah pengamen jalanan dan bahkan ondel-ondel Betawi yang terkenal itu. Pedagang dengan aneka jualan ikut memanfaatkan acara ini untuk mengais rejeki, mulai dari gerobak makanan dan minuman, penjual pisang, kaos, mainan anak-anak, sepatu, aksesoris handphone, dan sebagainya.

Perjalanan menyusuri jalan protokol ibukota di acara Car Free Day itu saya akhiri di Stadion Gelora Bung Karno, tempat favorit yang menjadi incaran warga Jakarta untuk berolahraga. Namun karena waktu itu sudah menjelang siang, sudah banyak warga yang meninggalkan stadion, hanya ada sejumlah tenda-tenda jualan di sisi luar stadion (sebelah Gedung FX Sudirman) yang masih ramai dikunjungi orang. Saya yang kadung sudah sampai di kompleks stadion, mau tidak mau harus sekalian mencoba masuk ke dalam agar rasa penasaran tidak menghantui. Bangunan stadion waktu itu masih terlihat dalam proses renovasi terutama pada bangunan pintu masuk yang dibuat lebih bagus dan rapi. Entah di dalam seperti apa pekerjaan renovasinya karena tidak ada akses bagi pengunjung untuk masuk ke dalam lapangan. Secara umum dari luar tampak lebih keren penampilan stadion kebanggaan Indonesia yang satu ini. Setelah memutari stadion dalam 1 (satu) kali putaran, saya mengakhiri petualangan setengah hari itu dalam acara Car Free Day Jakarta, 01 April 2018. Anda ingin mencobanya ?. 
peta car free day

Patung Sudirman

car free day

car free day

car free day

car free day


car free day

car free day



Stadion Bung Karno







Stadion Gelora Bung Karno


Stadion Gelora Bung Karno

No comments: