Pengesahan Naskah Proklamasi 17 Agustus 1945 dan Tokoh-Tokoh yang Menghadirinya

Konsep naskah proklamasi yang telah dirumuskan oleh Soekarno, Hatta, dan Ahmad Subardjo kemudian dibawa ke serambi atau ruang di muka guna diperlihatkan dan dibacakan di hadapan hadirin yang telah menunggu.

Bung Karno lalu membacakan rumusan pernyataan kemerdekaan yang telah dibuat secara perlahan-lahan dan berulang. Sesudah itu beliau bertanya kepada para hadirin apakah setuju dengan rumusan itu. Jawaban hadirin secara gemuruh menyatakan setuju. Oleh Bung Karno diulangi lagi pertanyannya, “Benarkah saudara-saudara setuju ?”. Jawabannya sama, “Setuju !”.

Sempat timbul perdebatan tentang siapa yang akan menandatangani naskah proklamasi tersebut. Di tengah-tengah perdebatan akhirnya Soekarni maju ke depan hadirin dan dengan suara lantang mengatakan, “Bukan kita semua yang hadir di sini yang harus menandatangani naskah ini, cukup 2 (dua) orang saja atas nama rakyat Indonesia yaitu Soekarno dan Hatta”. Usulan ini diterima oleh hadirin dengan tepuk tangan bergemuruh. Selanjutnya Soekarno memerintahkan Sayuti Melik untuk mengetik naskah proklamasi tersebut.

Setelah naskah proklamasi selesai diketik lalu segera dibawa kembali ke tempat hadirin berkumpul untuk selanjutnya ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta. Lantas Bung Karno dan Bung Hatta menandatangani naskah tersebut, tepatnya di atas piano yang terdapat di bawah tangga ruangan.

Selanjutnya, siapa sajakah yang menghadiri pertemuan di atas ?. Para tokoh yang hadir dalam perumusan naskah proklamasi selengkapnya adalah Soekarno, Mohammad Hatta, Ahmad Subardjo, Mohammad Amir, Boentaran Martoatmodjo, I Goesti Ketut Pudja, Abdul Abbas, Iwa Kusuma Sumantri, Johannes Latoeharhary, Ki Bagoes Hadji Hadikoesoemo, Teukoe Mohammad Hasan, Ki Hadjar Dewantara, R Oto Iskandar Dinata, KRT Radjiman Wedyodiningrat, Soetardjo Kartohadikusumo, R Soepomo, Soekardjo Wirjopranoto, GSSJ Ratulangi, BM Diah, Sukarni Kartodiwirjo, Chaerul Saleh, Sayuti Melik, Anang Abdul Hamidhan, Andi Pangerang, Abikoesno Tjokrosoejoso, Samsi Sastrowidagdo, Andi Sultan Daeng Radja, Semaun Bakry, dan Soediro.

naskah proklamasi

proklamasi