Batik Banyumas ; Batiknya Kaum 'Cablaka' - Traveling, Sejarah, Budaya, Tokoh, Peristiwa, Ekonomi, Bisnis

Saturday, April 11, 2020

Batik Banyumas ; Batiknya Kaum 'Cablaka'

Batik Banyumas mungkin terdengar tidak begitu populer dan tidak segemerlap pamornya dibanding batik Yogyakarta, Surakarta, dan Pekalongan, namun keberadaannya ikut memperlengkap khazanah dunia perbatikan tradisional di Indonesia.

Seperti halnya motif batik yang lahir di suatu wilayah, motif batik Banyumas memiliki ciri khas yang tidak dijumpai pada motif batik dari daerah lain. Beberapa motif batik Banyumas yang lahir terinspirasi dari lingkungan di sekitarnya terutama kekayaan flora dan fauna yang ada. Ciri khas lain dari motif batik Banyumas adalah pemakaian bahan-bahan pewarna alami dan proses membatik dari 2 (dua) sisi. Proses membatik dari 2 (dua) sisi inilah yang menggambarkan karakter masyarakat Banyumas yang dikatakan suka berterus terang serta menyampaikan secara jujur atau apa adanya alias cablaka.

Salah satu motif batik Banyumas adalah Babon Angrem yang koleksinya dapat disaksikan di Museum Tekstil, Petamburan, Jakarta Barat. Motif batik satu ini digambarkan dengan lambang seekor ayam betina (babon) yang sedang mengerami telurnya (angrem) sehingga disebut “babon angrem.” Arti yang terkandung di dalamnya adalah menggambarkan orang tua yang akan selalu melindungi anaknya sampai berusia dewasa dengan penuh kesabaran.  

Meskipun saat ini eksistensi batik Banyumas dirasakan semakin pudar namun batik dari daerah ini pernah mencapai puncak kejayaannya pada sekitar tahun 1970-an dimana pada saat itu terdapat kurang lebih 100-an pengusaha batik di seluruh Kabupaten Banyumas. Lokasi sentra batik Banyumas yang masih dapat ditemukan saat ini antara lain di Kecamatan Sokaraja. Dikabarkan keahlian membatik di wilayah ini merupakan kemampuan yang diterima secara turun temurun dari sejak jaman Pangeran Diponegoro masih hidup dimana pahlawan nasional tersebut pernah menetap di wilayah Banyumas. Beberapa pengikutnya kemudian mengembangkan batik celup di wilayah Sokaraja dimana sisa-sisa kejayaannya masih dapat dijumpai di lokasi tersebut.

Kain panjang Babon Angrem Banyumas, batik tulis, katun
[Sumbangan Mien Soedarpo] :
batik Banyumas

batik Banyumas

Kain panjang Lereng Banyumas, batik tulis, katun :
batik Banyumas

batik Banyumas

Kain panjang Buketan Banyumas, batik tulis, katun :
batik Banyumas

batik Banyumas

Kain panjang Materosan Banyumas, batik tulis, katun :
batik Banyumas

batik Banyumas
Silakan tulis komentar Anda