Saturday, December 15, 2018

Westzijdsche Pakhuizen a.k.a Museum Bahari

Peningkatan kebutuhan logistik perdagangan dunia menyebabkan VOC mendirikan bangunan yang digunakan sebagai gudang rempah-rempah seperti pala dan lada, termasuk komoditas lain seperti the, kopi, tekstil, dan hasil tambang.

Gudang ini menempati tepi Sungai Ciliwung dimana di sisi timur didirikan Gudang Timur (Oostzidsche Pakhuizen) yang saat ini tinggal sisa-sisanya karena terpotong oleh pembangunan jalan tol. Di sisi barat terdapat 4 (empat) bangunan beton yang disebut Gudang Barat (Westzidjsche Pakhuizen) yang pada abad ke-18 ditambah dengan beberapa gudang kayu.

Dibangun secara bertahap sejak 1652 hingga 1759, bangunan ini membawa ciri arsitektur yang sejaman dengan bangunan-bangunan sejenis di Belanda. Sesuai fungsinya sebagai gudang, bangunan ini didirikan secara masif dengan sedikit bukaan dan tanpa teras. Belakangan kemudian dipasang teras kayu di sekeliling bangunan yang berfungsi sebagai alur jalan para penjaga.

Saat ini eks Gudang Barat tersebut difungsikan sebagai Museum Bahari. Koleksinya terdiri dari peninggalan sejarah budaya kebaharian nusantara maupun spesies atau biota kelautan Indonesia. Di sini Anda dapat memperoleh informasi tentang sejarah maritim nusantara serta melihat langsung bukti sejarah kolonisasi Belanda serta pengaruhnya di Indonesia.

Lokasi Museum Bahari adalah di Jalan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, dan tidak jauh dari situ terdapat bangunan eks Uitkijk Post atau dikenal sebagai Menara Syahbandar. Harga tiket masuknya sendiri untuk dewasa Rp 5.000,00 per orang dengan jam buka mulai pukul 09.00 sd 15.00 WIB setiap hari Selasa sampai dengan Minggu. Hari Senin dan hari besar nasional, museum tutup.

Kronologi Bangunan

1652                : Pembangunan Westzijdsche Pakhuizen dan Oostzijdsche Pakhuizen
1652-1759       : Pengembangan bangunan pergudangan oleh VOC
1942-1945       : Gudang logistik tentara Jepang
> 1945             : Gudang PLN dan PTT
1976                : Pemugaran oleh Pemda DKI Jakarta
1977                : Penetapan sebagai Museum Bahari


Museum Bahari

Museum Bahari

Museum Bahari

Museum Bahari

Museum Bahari

Museum Bahari

Museum Bahari

Museum Bahari

Museum Bahari

Museum Bahari

Museum Bahari

Museum Bahari

Museum Bahari

Museum Bahari

Museum Bahari

Museum Bahari

Museum Bahari

Museum Bahari

Museum Bahari

Museum Bahari

Museum Bahari


Museum Bahari

Museum Bahari

No comments: